Kagungan Dalem Kedhaton
Description
Discover the history of Kraton Kedhaton in Yogyakarta as you explore the palace’s main courtyard, rich in Javanese cultural heritage. Admire a collection of traditional buildings, including Maligi—a small pavilion in the limasan jubang style, built in 1882—and experience the elegant, meaningful architecture of the royal palace.
Explore the Sri Manganti Lor area and Kori Sri Manganti Lor, also known as Kori Ageng, a historic gate dating back to 1792. Designed in the Semar Tinandu style, it once served as the waiting place for official royal guests. Ideal for history, culture, and architecture lovers, as well as families seeking an authentic side of Yogyakarta. Book your admission ticket and journey into the heart of Javanese palace tradition.
- ✓Standard Admission
Terms & Conditions
• This ticket is valid only for all markets (Tiket hanya berlaku untuk WNI dan WN).
• Close every Monday (Tutup setiap hari Senin).
• Latest Redemption Ticket at 2.30 PM (Maksimal untuk Redeem Ticket Online: 14.30 WIB)
Yang boleh dilakukan (Do's):
• Menggunakan celana/rok panjang
• Menggunakan baju/atasan yang berlengan
Yang tidak boleh dilakukan (Dont's):
• Membawa kereta bayi
• Menggunakan celana/rok pendek
• Menggunakan baju/atasan tanpa lengan
• Menggunakan sendal jepit/slippers
• Menggunakan kacamata gelap/dark sunglasses
• Menggunakan payung/umbrella
• Mengenakan Batik motif Awisan/prohibited Batik motif Awisan
• Menggunakan Topi/hats
Contoh Batik dengan motif larangan/Awisan:
• Bathik parang-rusak
• Bathik semen
• Bathik kawungsari
• Bathik udan-riris
• Bathik cumengkirang
• Bathik huk
• Bathik sembagen ombaking toya
